Proyek Siluman Tower Kace Barat: Warga Dikibuli, Alat Berat Main Serobot!Pemerintah Desa Kace Barat,
Kabupaten Bangka, diduga main kucing-kucingan dengan menyulut emosi warga setelah nekat memasukkan alat berat ekskavator untuk menggali fondasi tower provider di RT 04 Dusun 04, meski tanpa sosialisasi dan izin lingkungan yang jelas. Warga mencium aroma nepotisme yang menyengat karena Kepala Desa ditengarai memiliki hubungan keluarga dengan pemilik lahan, sementara penolakan resmi warga justru dimentahkan secara sepihak oleh aparat desa hanya karena alasan sepele tidak menggunakan materai.Aktivitas ilegal di lapangan ini langsung memicu perlawanan sengit dari masyarakat terdampak yang khawatir akan ancaman radiasi, robohnya bangunan, hingga sambaran petir akibat jarak tower yang terlalu dekat dengan permukiman. “Belum ada sosialisasi resmi, tapi alat berat sudah masuk dan menggali lahan. Ini yang membuat kami curiga ada kongkalikong di balik proyek siluman ini,” umpat seorang warga dengan nada geram. Modus pengumpulan KTP secara sembunyi-sembunyi yang hanya melibatkan tujuh kepala keluarga kini dibongkar warga sebagai bentuk manipulasi persetujuan demi memuluskan kepentingan proyek.Tokoh masyarakat setempat menegaskan bahwa warga menolak keras kelanjutan pembangunan fisik tower sebelum ada pertanggungjawaban transparan dan forum terbuka yang melibatkan seluruh pihak. Mereka menuntut Kepala Desa dan Kepala Dusun berhenti menjadi centeng korporasi dan segera menghentikan aktivitas ekskavator di lokasi. Jika Pemerintah Desa Kace Barat terus menutup mata dan berlindung di balik alasan administratif yang dibuat-buat, warga mengancam akan membawa polemik ini ke jalur hukum demi membongkar dugaan konflik kepentingan tersebut***

Komentar (0)